Pengertian
Internet
Perkembangan internet saat ini memang
sangat pesat Secara harfiah, internet (kependekan dari
interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam
beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer
umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol
pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet
yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah
ini dinamakan internetworking.
Internet adalah sebuah sistem jaringan
komputer global yang saling berhubungan yang menggunakan standar Internet
Protocol Suite (TCP / IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.
Ini adalah jaringan dari jaringan yang terdiri dari jutaan usaha swasta,
masyarakat, akademis, dan pemerintah lokal untuk jaringan lingkup global yang
dihubungkan oleh serangkaian luas teknologi jaringan elektronik dan optik.
Internet membawa array yang luas dari sumber informasi dan jasa, terutama dokumen-dokumen
hypertext antar-link dari World Wide Web (WWW) dan infrastruktur untuk
mendukung surat elektronik.
Kebanyakan media komunikasi
tradisional, seperti telepon dan televisi, mengubah bentuk maupun didefinisikan
ulang dengan menggunakan teknologi Internet, sehingga menimbulkan berbagai
layanan seperti Voice over Internet Protocol (VoIP) dan IPTV. Penerbitan surat
kabar telah mengubah wajah ke situs Web, blog, dan web feed. Internet telah
diaktifkan atau mempercepat penciptaan bentuk-bentuk baru interaksi manusia
melalui pesan instan, Internet forum, dan situs jaringan sosial.Asal-usul
Internet mencapai kembali ke penelitian pada tahun 1960-an, baik ditugaskan
oleh pemerintah Amerika Serikat untuk mengembangkan proyek-proyek dari
badan-badan militer untuk membangun kuat, kesalahan-toleran, dan jaringan
komputer terdistribusi serta penelitian swasta. Penelitian ini dan periode
pendanaan sipil tulang punggung US baru oleh National Science Foundation, serta
pendanaan swasta untuk tulang punggung komersial melahirkan partisipasi seluruh
dunia dalam pengembangan teknologi jaringan baru dan menyebabkan banyak
penggabungan jaringan. Komersialisasi jaringan internasional di pertengahan
tahun 1990-an, mengakibatkan mempopulerkan berikut aplikasi yang tak terhitung
jumlahnya di hampir setiap aspek kehidupan manusia modern. Pada 2009, sebuah
kuartal diperkirakan penduduk bumi menggunakan layanan dari Internet.
Secara logis jaringan internet dibagi
kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version
4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan
dengan titik (seperti 192.168.10.25).
Tipe domain standar antara lain:
1.
.com = organisasi komersil
2.
.edu = institusi pendidikan di Amerika
3.
.ac = institusi akademik
4.
.gov = institusi pemerintah
5.
.mil = organisasi militer
6.
.net = penyedia akses jaringan
7.
.org = organisasi non-profit
Disamping itu domain juga dibagi
berdasarkan negara, misalnya:
1. .au
= Australia
2. .ca
= Kanada
3. .id
= Indonesia
4. .jp
= Jepang
5. .my
= Malaysia
6. .sw
= Swedia
7. .th
= Thailand
Beberapa hal yang berhubungan dengan
internet adalah :
▪ WWW
▪ HTTP
▪ URL
WWW (World Wide Web) merupakan bagian
dari internet yang cepat berkembang dan paling populer. WWW merupakan jaringan
beribu-ribu komputer yang dikategorikan menjadi dua yaitu : client dan
server. Dua hal yang perlu diperhatikan adalah software web server dan software
web browser. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang menentukan
aturan yang perlu diikuti oleh web browser dan web server. HTTP merupakan
protokol standar yang digunakan dalam mengakses dokumen HTML. URL (Uniform
Resource Locator) adalah suatu sarana untuk menentukan informasi pada suatu web
server. URL dapat diibaratkan sebagai suatu alamat. URL terdiri dari :
1. Protokol
yang digunakan oleh suatu browser untuk mengambil informasi.
2. Nama
komputer (server) dimana informasi tersebut berada.
3. Jalur
atau path serta nama file dari suatu informasi.
▪ http
adalah protokol yang digunakan
▪ www.detiksport.com
adalah nama host atau server komputer dimana informasi yang dicari berada
▪ sepakbola
adalah jalur atau path dari informasi yang dicari.
▪ index.php
adalah nama file dimana informasi tersebut berada.
Internet tidak memiliki sentralisasi
pemerintahan baik dalam implementasi teknologi atau kebijakan untuk akses dan
penggunaan; setiap jaringan konstituen menetapkan standar sendiri. Hanya
melampaui batas definisi dari dua ruang nama utama di Internet, alamat Internet
Protocol ruang dan Domain Name System, yang diarahkan oleh organisasi
pengelola, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Dasar
teknis dan standardisasi protokol inti (IPv4 dan IPv6) adalah kegiatan Internet
Engineering Task Force (IETF), sebuah organisasi nirlaba dari peserta internasional
longgar berafiliasi bahwa siapa pun dapat mengaitkan dengan dengan
menyumbangkan keahlian teknis.
bila ditinjau dari segi penulisannya,
terdapat dua arti internet, yakni:
▪
Internet
Jaringan Internet (huruf “I” besar
sebagai huruf awal) adalah jaringan dari sekumpulan jaringan (networks of
networks) yang terdiri dari jutaan komputer yang dapat berkomunikasi satu sama
lain dengan menggunakan suatu aturan komunikasi jaringan komputer (protokol)
yang sama. Protokol yang digunakan tersebut adalah Transmission Control
Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Istilah pertama (dengan huruf “i” kecil)
merupakan istilah yang digunakan pada masa awal perkembangan internet. Seiring
dengan makin meluasnya penggunaan internet, istilah kedualah (dengan huruf “I”
besar) yang diterima oleh pengguna internet. Penulisannya pun berubah. Dari
menggunakan huruf “I” besar menjadi huruf “i” kecil. Dengan adanya hubungan
komunikasi lintas jaringan pada internet, setiap komputer yang terdapat di
dunia dapat terbubung satu dengan yang lain. Hal inilah yang menyebabkan
komunikasi di internet sangat cair. Karena penggunaan internet tidak mengenal
batas negara, status ekonomi, idiologi dan faktor-faktor lain yang biasanya
dapat menghambat komunikasi dan pertukaran informasi di dunia nyata. Dengan
alasan inilah, sebagian orang menyebut internet sebagai revolusi di bidang
teknologi dan informasi.
Sejarah Internet
sejarah internet dimulai pada 1969
ketika Departemen Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects
Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya
menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset
ini dikenal dengan nama ARPANET.
Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer
yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling
berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil
menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET.
Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.
Pada tahun yang sama, icon @ juga
diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan "at" atau
"pada". tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke
luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer
pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada
tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan
sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet.
Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah
tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari
Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih
dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau
network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan
newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom
menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang
bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan
semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui
oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol
atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di
Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang
menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark
dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan
komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang
kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung
dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah
komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000
lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus
memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer
yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak
kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah
tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor
dan browser yang bias menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang
lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau
Worl Wide Web. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan
sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah
surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000
alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul
di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan,
yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.
Internet Saat Ini
Internet dijaga oleh perjanjian bi-
atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang
perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan
perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan
ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments).
Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan
Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol
Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP,
ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL. Beberapa
layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah
email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW
(World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD,
dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih
kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti
milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini
(Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di
seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi
secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan
instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN
Messenger dan Windows Live Messenger. Beberapa servis Internet populer yang
berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM,
CDDB, dan Gnutella.
Budaya Internet
Jumlah pengguna Internet yang besar dan
semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai
pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan
mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses
Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan
perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan
(knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Perkembangan Internet juga telah
mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya
hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui
pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet.
Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce. Terkait dengan
pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan
pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana
ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan
Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur
birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para
pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan
daerah meningkat tajam.
Tata tertib Internet
Sama seperti halnya sebuah komunitas,
Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama
Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket. Untuk
di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan
(UU ITE).
Isu moral dan undang-undang
Terdapat kebimbangan masyarakat tentang
Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya.
Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan
kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007,
Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw
sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih
ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU
Telekomunikasi tahun 1999. Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena
dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian
narkotik yang melampaui batas dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya.
Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest.
Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan
dalam Internet.
Akses Internet
Negara dengan akses Internet yang
terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses
jalurlebar - Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses Internet yang
umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang
dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan di dukungnya
Internet murah dan netbook murah, hanya saja di Indonesia operator kurang fair
dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu operator yang sengaja membuat
"perangkap jebakan" agar supaya si pengguna Internet bayar lebih
mahal sampai ber juta-juta rupiah!!, lainnya sekitar 42% dari akses Internet
melalui fasilitas Public Internet akses seperti warnet , cybercafe, hotspot
dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di
kampus dan di kantor.
Disamping menggunakan PC (Personal
Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP)
menggunakan Fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS
merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki
kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan
multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut.
Pen-setting-an GPRS pada ponsel Tergantung dari operator (Telkomsel, Indosat,
XL, 3) yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas
(per-kilobite) yang didownload.
Tujuan Internet
Pada awalnya, internet dan berbagai
fasilitas di dalamnya memiliki tujuan sebagai berikut :
▪ Sebagai
media melakukan transfer file
Transfer
file yang dimaksud adalah untuk melakukan akses pada server lain yang jaraknya jauh, baik secara anonymous
FTP (File Transfer Protocol) maupun yang bukan anonymous FTP.
▪ Sebagai
sarana mengirim surat (email).
▪ Sebagai
surat pembelajaran dan pendidikan.
▪ Sebagai
sarana untuk penjualan atau pemasaran.
▪ Melakukan
mailing list, newsgroup, dan konferensi.
Mailing
list atau newsgroup digunakan untuk melakukan diskusi online dalam sebuah forum tertentu untuk membahas permasalahan
tertentu bagi netter (pengguna internet) yang memiliki masalah dan topic yang
sama.
▪ Chating
Chatting
adalah sarana internet yang digunakan untuk berkomunikasi langsung melalui
tulisan ataupun lisan.
▪ Mesin
pencari (search engine)
Mesin
pencari (search engine) merupakan fasilitas yang disediakan oleh situs-situs
tertentu untuk mempermudah pencarian atau pelacakan informasi yang kita
butuhkan secara cepat.
▪ Untuk
mengirim SMS ke telepon seluler.
▪ Sarana
entertainment dan permainan.
▪ Berbagi
pakai file.
▪ Menyimpan
file multimedia seperti, audio, foto, dokumen, maupun video
▪ Menjalin
persahabatan / mencari teman baik local maupun mancanegara dengan situs jejaring sosial.
▪ Menyalurkan
ide kreatif ide melalui blogging.
Namun
lambat laun, tujuan awal dari fasilitas-fasilitas internet tersebut telah
melenceng sehingga memberikan berbagai dampak, baik positif maupun negative
bagi masyarakat, khususnya pelajar.
Perkembangan Internet
Akhirnya, internet diharapkan dapat
membantu mempercepat perkembangan pendidikan. Pendidikan lebih maju dan
berkualitas. Pada gilirannya pendidikan dapat membantu mencerdaskan kehidupan
bangsa. Bangsa yang cerdas akan membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Selain dari dampak positif, internet
juga berdampak negatif bagi para pelajar. Mencoba untuk melontarkan sebuah
wacana dan berbagai fakta tentang sebuah persoalan baru di kota-kota besar yang
juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Walaupun masih berupa gejala awal, namun
apabila tidak segera diatasi tentu akan berkembang menjadi “penyakit kronis”
yang makin sulit untuk diatasi. saat ini telah terjadi pergeseran profil
pengguna internet dan juga pergeseran orientasi pemanfaatannya. Pengguna
internet terbesar saat ini adalah para pelajar SLTP diikuti oleh pelajar SLTA
dan kalangan mahasiswa justru menempati urutan ketiga (kecuali di warnet yang
berdekatan dengan kampus). Ada gejala menarik yaitu mulai maraknya pelajar SD
bermain internet dan sudah “berani” nongol diwarung internet. Para orang tua
tentu saat ini harus “rela” merogoh kocek lebih banyak untuk memenuhi keinginan
anak-anaknya untuk bermain internet baik dirumah ataupun di warnet. Harapan
orang tua tentulah ingin agar si-anak tidak ketinggalan jaman dan dengan ber-main
internet si-anak bisa bertambah pintar. Namun benarkah demikian ?
Makin meratanya pengguna internet
disatu sisi memang sangat menggembirakan, namun pergeseran orientasi penggunaan
internet sudah sangat memprihatinkan. Dalam pengamatanku, bahwa Para pelajar
SLTP, SLTA dan SD sebagian besar (>75%) menggunakan internet “hanya” untuk
bermain game dan chatting. Dan rata-rata mereka rela menghabiskan waktu 3-5
jam/ hari dengan mengeluarkan uang Rp.7000 – Rp.30.000/hari untuk bermain
internet. Dan anehnya kegiatan tersebut didukung oleh para orang tua.
Pergeseran orientasi penggunaan internet tersebut belum ditangkap oleh para
orang tua, sehingga setiap anaknya meminta uang berapapun untuk bermain
internet selalu diberikan. Padahal yang terjadi adalah tidak ada unsur
pendidikan apapun yang bisa didapatkan dari bermain game dan chatting. Memang
tidak semua pelajar hanya menggunakan internet untuk bermain game dan chatting.
Memang di antara mereka juga menggunakan internet untuk sarana mencari
pengetahuan, namun yang melakukan hal itu jumlahnya tidaklah banyak. Game dan
chatting bisa membawa effect “kecanduan”. Dan apabila sudah kecanduan tentu
effect sampingnya akan membuat anak menjadi malas belajar, malas mengaji dan
setiap ada kesempatan selalu berusaha untuk bermain game dan chatting. Dampak
negatif bermain game hampir sama dengan dampak permainan Play Station dimana
seseorang yang sudah kecanduan akan betah seharian bermain dan bahkan lupa
makan, lupa minum dan lupa kalau hari esok masih ada. Sedangkan effect bermain
game mungkin bisa digambarkan dengan permainan interkom yang marak sekitar 20
tahun yang lalu. Dimana hampir semua orang “lupa daratan” dan setiap hari
kerjanya hanya bermain intercom (jika sudah memegang mic maka orang cenderung
akan malas berangkat sekolah, malas berangkat kerja, malas membatu orang tua,
malas untuk mengaji malas makan, malas minum dan sebagainya). Begitu juga
dengan chatting.. para pelajar yang melakukan kegiatan ini menganggap waktu 5
jam sama dengan 10 menit. Dan mereka cenderung memanfaatkan chatting untuk
sekedar ngobrol kesana-kemari dengan teman kencannya di internet dan bahkan
tidak menutup kemungkinan juga mengarah kepada pembicaraan yang porno. Effect
permainan game dan chatting ini justru lebih berbahaya dari kekhawatiran kita
sekitar 5 tahun lalu tentang maraknya situs-situs porno. Karena berdasarkan
pengamatan, ternyata situs porno hanya berefek pada euforia dan dalam waktu
singkat mereka sudah akan bosan. Namun effect game dan chatting adalah “Effect
Candu” yang bisa membuat penggunanya menjadi ketagihan dan ini yang sangat
berbahaya bagi dunia pendidikan kita. Beberapa kejadian di Indonesia menunjukan
ada kasus perkosaan oleh teman chatting, penipuan oleh teman chatting.
Sebagai bagian dari Teknologi
Informasi, internet memang ibarat pisau bermata dua. Disatu sisi, teknologi ini
bisa bermanfaat apabila digunakan untuk melakukan hal-hal yang baik dan
bermanfaat, seperti: mencari bahan-bahan pelajaran sekolah, diskusi mata
pelajaran, mencari program beasiswa, konsultasi dengan pakar, belajar jarak
jauh, dan mencari metode-metode pengajaran berbasis multimedia. Namun sayangnya
penggunaan internet justru malah bergeser kepada hal-hal yang negatif dan ini
harus menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat. Karena bagaimanapun kita
tetap membutuhkan internet sebagai sarana informasi dan komunikasi yang
bersifat global, namun disisi lain kitapun juga harus siap untuk melakukan
antisipasi untuk mengatasi dampak-dampak negatifnya. Dan inilah persoalan
bersama kita.
Mumpung semua ini masih berbentuk
gejala, alangkah baiknya pemerintah, DPRD, dunia pendidikan, pengamat “IT” dan
para pengamat sosial kemasyarakatan duduk bersama untuk membahas dan mencari
solusi untuk mengatasinya. “Virus” yang membuat mereka “kecanduan” dan “virus”
yang bisa menjebak mereka kedalam sebuah permasalahan. Yang paling penting
adalah bagaimana kita mengemas teknologi ini agar mempunyai muatan pendidikan
namun tetap menarik untuk dikunjungi oleh para pelajar sebagai pengguna
internet (netter) mayoritas pada saat ini. Namun tetap semua akan dikembalikan
lagi kepada para netter, karena dampak positif maupun negatif dari internet
bergantung dari niat pemakainya.
DAMPAK POSITIF INTERNET
Internet, sebagai teknologi ciptaan
manusia, pasti memiliki pengaruh positif terhadap prestasi siswa di sekolah,
berikut ini adalah beberapa contohnya. Bisa Membuat orang semakin eksis http://giriblogs.blogspot.com/2012/01/berbagai-cara-eksis-dengan-internet.html
▪ Internet
memberikan segala informasi pendidikan yang sangat banyak dan luas, hal ini
tentu sangat berguna bagi para siswa dalam menunjang proses belajar mereka.
▪ Internet
membuat proses belajar menjadi lebih cepat, hal ini dikarenakan internet sangat
mudah digunakan dan didukung oleh banyaknya search engine (mesin pencari)
seperti Google untuk mencari informasi. Siswa tinggal membuka mesin pencari,
memasukkan kata kunci yang diinginkan, lalu munculah segala informasi yang dibutuhkan.
▪ Dengan
banyaknya informasi yang tersedia di internet dan kemudahan untuk
mendapatkannya, siswa cenderung untuk terus belajar dan mencari segala macam
info di dunia maya ini. Hal tersebut adalah salah satu pengaruh internet
terhadap prestasi belajar siswa dari segi positif.
▪ Tak
seperti buku, internet menyuguhkan informasi dengan cara yang lebih menarik.
Misalnya, bila ada gambar pada suatu artikel, gambar tersebut kadang bergerak
(animasi), hal ini tentu lebih menarik dan membuat otak siswa tidak jenuh.
▪ Tak
hanya soal pendidikan, internet juga menyuguhkan jejaring sosial yang berguna
untuk melatih siswa agar lebih baik dalam bersosialisasi, baik dengan
orang-orang yang sudah dikenal maupun dengan orang asing.
▪ Internet
sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak
digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna
lainnya dari seluruh dunia.
▪ Media
pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide
web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat
saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
▪ Media
untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan
www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
▪ Kemudahan
memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang
terjadi.
▪ Bisa
digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan
lain-lain.
▪ Kemudahan
bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi
menuju ke tempat penawaran/penjualan.
Dampak negatif Internet
Internet diciptakan untuk memudahkan
kehidupan manusia, tapi bagaimanapun juga, internet memiliki sisi negatif yang
tak bisa dihindari oleh siapapun, khususnya para siswa sekolah. Siswa sekolah
adalah anak berusia muda, usia seperti ini umumnya labil dan cenderung ingin
tahu. Berikut beberapa contoh pengaruh internet terhadap prestasi belajar siswa
dari segi negatif.
▪ Banyaknya
situs hiburan seperti situs musik atau film, akan membuat siswa terlena dan
lupa waktu. Situs-situs seperti ini boleh dikonsumsi sebagai hiburan untuk
membuat otak tidak jenuh, tapi kalau sampai lupa waku belajar tentu prestasi
siswa juga akan menurun.
▪ Saat
ini banyak sekali situs jejaring sosial yang dikenal oleh para siswa sekolah,
hal ini bisa menyebabkan siswa lupa waktu dan sibuk mencari hiburan lewat
jejaring sosial.
Tak hanya itu, jejaring sosial yang
seharusnya bisa meningkatkan sosialisasi para siswa, kadang malah menjauhkan
siswa dari teman-teman sekitar. Mereka lebih suka berinteraksi dengan
teman-teman di dunia maya daripada teman di sekitar mereka. Hal ini bisa
berdampak buruk, karena umumnya yang dibicarakan dengan teman di dunia maya
bukanlah hal-hal yang berhubungan dengan pendidikan. Ini menjadi salah satu
pengaruh internet terhadap prestasi belajar siswa secara negatif karena siswa
menjadi lupa belajar.
▪ Pornografi
Anggapan
yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi
yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini,
para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk
memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar
pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang
untuk bertindak kriminal.
▪ Violence
and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis
dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan
segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan
menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
▪ Penipuan.
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari
serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau
mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
▪ Karena
sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu
kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para
penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini.
Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi
(yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan.
Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk
kepentingan kejahatan mereka.
▪ Dampak
lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi
tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya
perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak
agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
▪ Mengurangi
sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet
daripada bertemu secara langsung (face to face).
▪ Dari
sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam
berinteraksi.
▪ Bisa
membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat
menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.
Manfaat Internet
Selain itu, internet juga memiliki
manfaat, antara lain:
▪ Mempercepat
dan mempermudah alih ilmu pengetahuan dan teknologi.
▪ Proses
pembelajaran lebih menarik. Melalui internet pembelajaran tidak monoton dan
jenuh karena dalam internet ada hal-hal baru yang variatif dan inovatif.
▪ Mendorong
siswa untuk lebih aktif mencari ilmu pengetahuan dan informasi.
▪ Mempermudah
penjelasan konsep. Selama ini dalam materi atau bahan pelajaran disampaikan
melalui metode ceramah. Dengan adanya internet, guru bisa menyampaikan konsep
atau materi secara audiovisual. Pelajaran lebih nyata dan jelas, sehingga
mempermudah pemahaman siswa. Hal ini dapat menghindari kebingungan pada diri
siswa saat proses pembelajaran berlangsung.
▪ Pembelajaran
lebih konseptual dan up to date (aktual).
▪ Mempermudah
dan mempercepat administrasi pendidikan. Pelaksanaan proses pendidikan harus
diusahakan lebih praktis dan cepat. Guru tidak terlalu disibukkan urusan
administrasi yang berbelit-belit, sehingga konsentrasi lebih tertuju pada
proses pembelajaran di kelas. Misalnya, dalam membuat persiapan mengajar,
pengolahan nilai, dan menyebarluaskan nilai ulangan atau ujian, bisa
menggunakan fasilitas komputer (internet). Dengan demikian, internet dapat
memperbaiki dan memperlancar administrasi pendidikan.
▪ Sebagai
perpustakaan elektronik.
▪ Mempercepat
dan mempermudah komunikasi edukatif antara guru dengan siswa.
▪ Gudang
Informasi
Dengan adanya Internet, dunia ilmu
pengetahuan semakin terbuka bagi kita, penyebaran informasipun semakin cepat,
segala informasi di belahan dunia manapun dapat diperoleh dalam sekejap.
Informasi yang tadinya sulit diperoleh, saat ini sudah bukan sesuatu yang sulit
lagi. Ini semua dimungkinkan dengan adanya fasilitas Searh Engines, atau mesin
pencari dalam dunia Internet, yang artinya adalah pencarian segala informasi
yang kita perlukan, yang bisa saja berupa data, file, gambar, musik, maupun
film. Search engine adalah suatu Web khusus yang menyediakan pelayanan untuk
mengorganisasi, menyusun Index berdasarkan kategori, dari beberapa Website yang
telah mendaftarkan site-nya, serta memberikan rate berdasar dari seringnya site
tersebut dikunjungi. Hal tersebut akan sangat membantu kita untuk menemukan
halaman web yang kita butuhkan, cukup hanya dengan mengetikkan kata kunci pada
form yang telah disediakan. Search engine yang biasanya digunakan adalah http://www.yahoo.com, http://www.msn.com, dan http://www.yahoo.com
▪ Berbelanja
Online
Berbelanja dan membeli sesuatu secara
instan, saat ini sangat mungkin dilakukan di Internet karena sekarang telah
banyak halaman-halaman Web yang ditujukan untuk aktivitas ini, ibarat toko-toko
on-line di Internet. Kita tinggal memilih produk atau jasa yang tersedia dan
membayarnya secara on-line via kartu kredit, dan esoknya produk atau jasa tersebut
sudah dapat hadir di depan pintu rumah kita. Ada beberapa sites yang layak
dicoba untuk memulai belanja secara on-line, antara lain adalah :
http://www.fastncheap.com
yang menyediakan layanan pembelian komputer secara
Online
http://www.bekas.com§
yang menyediakan layanan pengiklanan penjualan barang-barang, mulai dari rumah
hingga Komputer.
http://plaza.msn.com
yang menyediakan layanan belanja on-line untuk buku-buku, cassette, CD dan VCD,
pakaian dan asesorisnya, komputer dan barang-barang elektronik, dan sebagainya.
http://www.amazon.com§
yang menyediakan pembelian buku secara online.
▪ Berita-berita
Sekarang tidak lagi membutuhkan waktu
menunggu hingga pagi, hanya untuk membaca berita, banyak sudah halaman-halaman
Web yang menyediakan berita-berita dunia secara up-to-date dan selalu diperbaharui
dari waktu ke waktu sesuai perkembangan berita yang ada. Berita-berita yang
tersaji dalam halaman-halaman Web tersebut pun terbilang lengkap, mulai dari
berit-berita olahraga, politik, keuangan, cuaca dan sebagainya. Site-site
menarik tersebut antara lain :
http://www.detik.com,
Web Site berita yang mengupdate beritanya setiap beberapa menit, menyajikan
berita-berita aktual ditanah air.
http://www.jawapos.co.id,
Merupakan Official website dari koran Jawa Pos.
http://www.kompas.com,
Merupakan Official website dari koran Jawa Pos.
MSNBC http://www.msnbc.com, Sebagai salah satu
site terpopuler tentang berita-berita diseluruh dunia.
Untuk mengetahui berita cuaca seluruh
dunia, kita dapat membuka site The Weather Channel (http://www.weather.com), disamping berita
tentang cuaca dunia, disini pun dapat memperoleh peta-peta khusus daerah atau
negara AS.
SPN Sportszone
(htttp://espn.sportszone.com) yang menyajikan berita seputaran olah raga di
seluruh dunia, lengkap dengan score-score yang up to date untuk pertandingan
sepak bola dunia.
▪ Perpustakaan
Selain hal-hal tersebut diatas,
Internet juga menyediakan fasilitas Perpustaakan Online, yang berupa
kumpulan-kumpulan Web sites dari perpustakaan kelas dunia. Dalam Site ini kita
dapat memperoleh buku-buku yang dapat kita baca secara online maupun offline
(setelah kita download terlebih dulu) secara gratis, buku-buku tersebut mulai
dari ensiklopedia, Novel, Iptek, dan sebagainya. Tentunya tidak semua buku yang
kita inginkan tersedia secara gratis, ada beberapa yang harus kita beli secara
online yang biasanya transaksi tersebut dalam bentuk transaksi kartu kredit.
▪ Pendidikan
Salah satu website yang ada di Internet
yang dapat membantu kita mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan kita
adalah Website yang mengkhususkan pada Informasi seputar Pendidikan. Salah
satunya adalah website dengan alamat: www.apasich.com. Website ini bermuatan
lokal dan mencakup seluruh informasi, data serta statistik yang sangat
dibutuhkan dalam perkembangan dunia Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan di Tanah
Air kita.
▪ Mempercepat
dan mempermudah alih ilmu pengetahuan dan teknologi.
▪ Proses
pembelajaran lebih menarik. Melalui internet pembelajaran tidak monoton dan
jenuh karena dalam internet ada hal-hal baru yang variatif dan inovatif.
▪ Mendorong
siswa untuk lebih aktif mencari ilmu pengetahuan dan informasi.
▪ Mempermudah
penjelasan konsep. Selama ini dalam materi atau bahan pelajaran disampaikan
melalui metode ceramah. Dengan adanya internet, guru bisa menyampaikan konsep
atau materi secara audiovisual. Pelajaran lebih nyata dan jelas, sehingga
mempermudah pemahaman siswa. Hal ini dapat menghindari kebingungan pada diri
siswa saat proses pembelajaran berlangsung.
▪ Mempermudah
dan mempercepat administrasi pendidikan. Pelaksanaan proses pendidikan harus
diusahakan lebih praktis dan cepat. Guru tidak terlalu disibukkan urusan
administrasi yang berbelit-belit, sehingga konsentrasi lebih tertuju pada
proses pembelajaran di kelas. Misalnya, dalam membuat persiapan mengajar,
pengolahan nilai, dan menyebarluaskan nilai ulangan atau ujian, bisa
menggunakan fasilitas komputer (internet). Dengan demikian, internet dapat
memperbaiki dan memperlancar administrasi pendidikan.
▪ Sebagai
perpustakaan elektronik.
▪ Mempercepat
dan mempermudah komunikasi edukatif antara guru dengan siswa.
Pengertian Internet
Perkembangan internet saat ini memang
sangat pesat Secara harfiah, internet (kependekan dari
interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam
beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer
umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol
pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet
yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah
ini dinamakan internetworking.
Internet adalah sebuah sistem jaringan
komputer global yang saling berhubungan yang menggunakan standar Internet
Protocol Suite (TCP / IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.
Ini adalah jaringan dari jaringan yang terdiri dari jutaan usaha swasta,
masyarakat, akademis, dan pemerintah lokal untuk jaringan lingkup global yang
dihubungkan oleh serangkaian luas teknologi jaringan elektronik dan optik.
Internet membawa array yang luas dari sumber informasi dan jasa, terutama
dokumen-dokumen hypertext antar-link dari World Wide Web (WWW) dan
infrastruktur untuk mendukung surat elektronik.
Kebanyakan media komunikasi
tradisional, seperti telepon dan televisi, mengubah bentuk maupun didefinisikan
ulang dengan menggunakan teknologi Internet, sehingga menimbulkan berbagai layanan
seperti Voice over Internet Protocol (VoIP) dan IPTV. Penerbitan surat kabar
telah mengubah wajah ke situs Web, blog, dan web feed. Internet telah
diaktifkan atau mempercepat penciptaan bentuk-bentuk baru interaksi manusia
melalui pesan instan, Internet forum, dan situs jaringan sosial.Asal-usul
Internet mencapai kembali ke penelitian pada tahun 1960-an, baik ditugaskan
oleh pemerintah Amerika Serikat untuk mengembangkan proyek-proyek dari
badan-badan militer untuk membangun kuat, kesalahan-toleran, dan jaringan
komputer terdistribusi serta penelitian swasta. Penelitian ini dan periode
pendanaan sipil tulang punggung US baru oleh National Science Foundation, serta
pendanaan swasta untuk tulang punggung komersial melahirkan partisipasi seluruh
dunia dalam pengembangan teknologi jaringan baru dan menyebabkan banyak
penggabungan jaringan. Komersialisasi jaringan internasional di pertengahan
tahun 1990-an, mengakibatkan mempopulerkan berikut aplikasi yang tak terhitung
jumlahnya di hampir setiap aspek kehidupan manusia modern. Pada 2009, sebuah
kuartal diperkirakan penduduk bumi menggunakan layanan dari Internet.
Secara logis jaringan internet dibagi
kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version
4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan
dengan titik (seperti 192.168.10.25).
Tipe domain standar antara lain:
.com = organisasi
komersil
.edu = institusi
pendidikan di Amerika
.ac = institusi
akademik
.gov = institusi
pemerintah
.mil = organisasi
militer
.net = penyedia
akses jaringan
.org = organisasi
non-profit
Disamping itu domain juga dibagi
berdasarkan negara, misalnya:
.au = Australia
.ca = Kanada
.id = Indonesia
.jp = Jepang
.my = Malaysia
.sw = Swedia
.th = Thailand
Beberapa hal yang berhubungan dengan
internet adalah :
> WWW
> HTTP
> URL
WWW (World Wide Web) merupakan bagian
dari internet yang cepat berkembang dan paling populer. WWW merupakan jaringan
beribu-ribu komputer yang dikategorikan menjadi dua yaitu : client dan
server. Dua hal yang perlu diperhatikan adalah software web server dan software
web browser. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang menentukan
aturan yang perlu diikuti oleh web browser dan web server. HTTP merupakan
protokol standar yang digunakan dalam mengakses dokumen HTML. URL (Uniform
Resource Locator) adalah suatu sarana untuk menentukan informasi pada suatu web
server. URL dapat diibaratkan sebagai suatu alamat. URL terdiri dari :
Protokol yang digunakan
oleh suatu browser untuk mengambil informasi.
Nama komputer
(server) dimana informasi tersebut berada.
Jalur atau path
serta nama file dari suatu informasi.
http adalah
protokol yang digunakan
www.detiksport.com
adalah nama host atau server komputer dimana informasi yang dicari berada
sepakbola adalah
jalur atau path dari informasi yang dicari.
index.php adalah nama
file dimana informasi tersebut berada.
Internet tidak memiliki sentralisasi
pemerintahan baik dalam implementasi teknologi atau kebijakan untuk akses dan
penggunaan; setiap jaringan konstituen menetapkan standar sendiri. Hanya
melampaui batas definisi dari dua ruang nama utama di Internet, alamat Internet
Protocol ruang dan Domain Name System, yang diarahkan oleh organisasi
pengelola, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Dasar
teknis dan standardisasi protokol inti (IPv4 dan IPv6) adalah kegiatan Internet
Engineering Task Force (IETF), sebuah organisasi nirlaba dari peserta
internasional longgar berafiliasi bahwa siapa pun dapat mengaitkan dengan
dengan menyumbangkan keahlian teknis.
bila ditinjau dari segi penulisannya,
terdapat dua arti internet, yakni:
Internet
Jaringan internet (huruf “i” kecil
sebagai huruf awal) adalah suatu jaringan komputer yang mana komputer-komputer
terhubung dapat berkomunikasi walaupun perangkat keras dan perangkat lunaknya
berlainan (sering kali disebut juga internet-working)
Internet
Jaringan Internet (huruf “I” besar
sebagai huruf awal) adalah jaringan dari sekumpulan jaringan (networks of
networks) yang terdiri dari jutaan komputer yang dapat berkomunikasi satu sama
lain dengan menggunakan suatu aturan komunikasi jaringan komputer (protokol)
yang sama. Protokol yang digunakan tersebut adalah Transmission Control
Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Istilah pertama (dengan huruf “i” kecil)
merupakan istilah yang digunakan pada masa awal perkembangan internet. Seiring
dengan makin meluasnya penggunaan internet, istilah kedualah (dengan huruf “I”
besar) yang diterima oleh pengguna internet. Penulisannya pun berubah. Dari
menggunakan huruf “I” besar menjadi huruf “i” kecil. Dengan adanya hubungan
komunikasi lintas jaringan pada internet, setiap komputer yang terdapat di
dunia dapat terbubung satu dengan yang lain. Hal inilah yang menyebabkan
komunikasi di internet sangat cair. Karena penggunaan internet tidak mengenal batas
negara, status ekonomi, idiologi dan faktor-faktor lain yang biasanya dapat
menghambat komunikasi dan pertukaran informasi di dunia nyata. Dengan alasan
inilah, sebagian orang menyebut internet sebagai revolusi di bidang teknologi
dan informasi. Sejarah Internet
sejarah internet dimulai pada 1969
ketika Departemen Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects
Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya
menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program
riset ini dikenal dengan nama ARPANET.
Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer
yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling
berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil
menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET.
Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.
Pada tahun yang sama, icon @ juga
diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan "at" atau
"pada". tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke
luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer
pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada
tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn
mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal
pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di
Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah
tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari
Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih
dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau
network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan
newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom
menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang
bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan
semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui
oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol
atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di
Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang
menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark
dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan
komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang
kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung
dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah
komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000
lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus
memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer
yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak
kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah
tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor
dan browser yang bias menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang
lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau
Worl Wide Web. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan
sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah
surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000
alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul
di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan,
yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0. Internet Saat Ini
Internet dijaga oleh perjanjian bi-
atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang
perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan
perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum.
Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for
Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard),
oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB).
Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP,
DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP,
dan SSL. Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di
atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File
Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS,
finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan
World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya,
seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis
terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses
di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi
secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan
instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN
Messenger dan Windows Live Messenger. Beberapa servis Internet populer yang
berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM,
CDDB, dan Gnutella. Budaya Internet
Jumlah pengguna Internet yang besar dan
semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai
pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan
mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses
Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan
perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan
(knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Perkembangan Internet juga telah
mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya
hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui
pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet.
Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce. Terkait dengan
pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan
pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana
ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan
Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur
birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai
negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah
meningkat tajam. Tata tertib Internet
Sama seperti halnya sebuah komunitas,
Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama
Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket. Untuk
di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan
(UU ITE). Isu moral dan undang-undang
Terdapat kebimbangan masyarakat tentang
Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya.
Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan
kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007,
Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw
sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih
ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU
Telekomunikasi tahun 1999. Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena
dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian
narkotik yang melampaui batas dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya.
Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest.
Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan
dalam Internet. Akses Internet
Negara dengan akses Internet yang
terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses
jalurlebar - Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses Internet yang
umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang
dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan di dukungnya
Internet murah dan netbook murah, hanya saja di Indonesia operator kurang fair
dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu operator yang sengaja membuat
"perangkap jebakan" agar supaya si pengguna Internet bayar lebih
mahal sampai ber juta-juta rupiah!!, lainnya sekitar 42% dari akses Internet
melalui fasilitas Public Internet akses seperti warnet , cybercafe, hotspot dll.
Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus
dan di kantor.
Disamping menggunakan PC (Personal
Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP)
menggunakan Fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS
merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki
kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan
multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut.
Pen-setting-an GPRS pada ponsel Tergantung dari operator (Telkomsel, Indosat,
XL, 3) yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas
(per-kilobite) yang didownload. Tujuan Internet
Pada awalnya, internet dan berbagai
fasilitas di dalamnya memiliki tujuan sebagai berikut :
Sebagai media
melakukan transfer file
Transfer file yang dimaksud adalah
untuk melakukan akses pada server lain yang jaraknya jauh, baik secara
anonymous FTP (File Transfer Protocol) maupun yang bukan anonymous FTP.
Sebagai sarana
mengirim surat (email).
Sebagai surat
pembelajaran dan pendidikan.
Sebagai sarana
untuk penjualan atau pemasaran.
Melakukan mailing
list, newsgroup, dan konferensi.
Mailing list atau newsgroup digunakan
untuk melakukan diskusi online dalam sebuah forum tertentu untuk membahas
permasalahan tertentu bagi netter (pengguna internet) yang memiliki masalah dan
topic yang sama.
Chating
Chatting adalah sarana internet yang
digunakan untuk berkomunikasi langsung melalui tulisan ataupun lisan.
Mesin pencari
(search engine)
Mesin pencari (search engine) merupakan
fasilitas yang disediakan oleh situs-situs tertentu untuk mempermudah pencarian
atau pelacakan informasi yang kita butuhkan secara cepat.
Untuk mengirim SMS
ke telepon seluler.
Sarana
entertainment dan permainan.
Berbagi pakai file.
Menyimpan file
multimedia seperti, audio, foto, dokumen, maupun video
Menjalin
persahabatan / mencari teman baik local maupun mancanegara dengan situs
jejaring sosial.
Menyalurkan ide
kreatif ide melalui blogging.
Namun lambat laun, tujuan awal dari
fasilitas-fasilitas internet tersebut telah melenceng sehingga memberikan
berbagai dampak, baik positif maupun negative bagi masyarakat, khususnya
pelajar. Perkembangan Internet
Akhirnya, internet diharapkan dapat
membantu mempercepat perkembangan pendidikan. Pendidikan lebih maju dan
berkualitas. Pada gilirannya pendidikan dapat membantu mencerdaskan kehidupan
bangsa. Bangsa yang cerdas akan membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Selain dari dampak positif, internet
juga berdampak negatif bagi para pelajar. Mencoba untuk melontarkan sebuah
wacana dan berbagai fakta tentang sebuah persoalan baru di kota-kota besar yang
juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Walaupun masih berupa gejala awal,
namun apabila tidak segera diatasi tentu akan berkembang menjadi “penyakit
kronis” yang makin sulit untuk diatasi. saat ini telah terjadi pergeseran
profil pengguna internet dan juga pergeseran orientasi pemanfaatannya. Pengguna
internet terbesar saat ini adalah para pelajar SLTP diikuti oleh pelajar SLTA
dan kalangan mahasiswa justru menempati urutan ketiga (kecuali di warnet yang
berdekatan dengan kampus). Ada gejala menarik yaitu mulai maraknya pelajar SD
bermain internet dan sudah “berani” nongol diwarung internet. Para orang tua
tentu saat ini harus “rela” merogoh kocek lebih banyak untuk memenuhi keinginan
anak-anaknya untuk bermain internet baik dirumah ataupun di warnet. Harapan
orang tua tentulah ingin agar si-anak tidak ketinggalan jaman dan dengan
ber-main internet si-anak bisa bertambah pintar. Namun benarkah demikian ?
Makin meratanya pengguna internet
disatu sisi memang sangat menggembirakan, namun pergeseran orientasi penggunaan
internet sudah sangat memprihatinkan. Dalam pengamatanku, bahwa Para pelajar
SLTP, SLTA dan SD sebagian besar (>75%) menggunakan internet “hanya” untuk
bermain game dan chatting. Dan rata-rata mereka rela menghabiskan waktu 3-5
jam/ hari dengan mengeluarkan uang Rp.7000 – Rp.30.000/hari untuk bermain
internet. Dan anehnya kegiatan tersebut didukung oleh para orang tua.
Pergeseran orientasi penggunaan internet tersebut belum ditangkap oleh para
orang tua, sehingga setiap anaknya meminta uang berapapun untuk bermain
internet selalu diberikan. Padahal yang terjadi adalah tidak ada unsur
pendidikan apapun yang bisa didapatkan dari bermain game dan chatting. Memang
tidak semua pelajar hanya menggunakan internet untuk bermain game dan chatting.
Memang di antara mereka juga menggunakan internet untuk sarana mencari
pengetahuan, namun yang melakukan hal itu jumlahnya tidaklah banyak. Game dan
chatting bisa membawa effect “kecanduan”. Dan apabila sudah kecanduan tentu
effect sampingnya akan membuat anak menjadi malas belajar, malas mengaji dan
setiap ada kesempatan selalu berusaha untuk bermain game dan chatting. Dampak
negatif bermain game hampir sama dengan dampak permainan Play Station dimana
seseorang yang sudah kecanduan akan betah seharian bermain dan bahkan lupa
makan, lupa minum dan lupa kalau hari esok masih ada. Sedangkan effect bermain
game mungkin bisa digambarkan dengan permainan interkom yang marak sekitar 20
tahun yang lalu. Dimana hampir semua orang “lupa daratan” dan setiap hari
kerjanya hanya bermain intercom (jika sudah memegang mic maka orang cenderung
akan malas berangkat sekolah, malas berangkat kerja, malas membatu orang tua,
malas untuk mengaji malas makan, malas minum dan sebagainya). Begitu juga
dengan chatting.. para pelajar yang melakukan kegiatan ini menganggap waktu 5
jam sama dengan 10 menit. Dan mereka cenderung memanfaatkan chatting untuk
sekedar ngobrol kesana-kemari dengan teman kencannya di internet dan bahkan
tidak menutup kemungkinan juga mengarah kepada pembicaraan yang porno. Effect
permainan game dan chatting ini justru lebih berbahaya dari kekhawatiran kita
sekitar 5 tahun lalu tentang maraknya situs-situs porno. Karena berdasarkan
pengamatan, ternyata situs porno hanya berefek pada euforia dan dalam waktu
singkat mereka sudah akan bosan. Namun effect game dan chatting adalah “Effect
Candu” yang bisa membuat penggunanya menjadi ketagihan dan ini yang sangat
berbahaya bagi dunia pendidikan kita. Beberapa kejadian di Indonesia menunjukan
ada kasus perkosaan oleh teman chatting, penipuan oleh teman chatting.
Sebagai bagian dari Teknologi
Informasi, internet memang ibarat pisau bermata dua. Disatu sisi, teknologi ini
bisa bermanfaat apabila digunakan untuk melakukan hal-hal yang baik dan
bermanfaat, seperti: mencari bahan-bahan pelajaran sekolah, diskusi mata
pelajaran, mencari program beasiswa, konsultasi dengan pakar, belajar jarak
jauh, dan mencari metode-metode pengajaran berbasis multimedia. Namun sayangnya
penggunaan internet justru malah bergeser kepada hal-hal yang negatif dan ini
harus menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat. Karena bagaimanapun kita
tetap membutuhkan internet sebagai sarana informasi dan komunikasi yang
bersifat global, namun disisi lain kitapun juga harus siap untuk melakukan
antisipasi untuk mengatasi dampak-dampak negatifnya. Dan inilah persoalan
bersama kita.
Mumpung semua ini masih berbentuk
gejala, alangkah baiknya pemerintah, DPRD, dunia pendidikan, pengamat “IT” dan
para pengamat sosial kemasyarakatan duduk bersama untuk membahas dan mencari
solusi untuk mengatasinya. “Virus” yang membuat mereka “kecanduan” dan “virus”
yang bisa menjebak mereka kedalam sebuah permasalahan. Yang paling penting
adalah bagaimana kita mengemas teknologi ini agar mempunyai muatan pendidikan
namun tetap menarik untuk dikunjungi oleh para pelajar sebagai pengguna
internet (netter) mayoritas pada saat ini. Namun tetap semua akan dikembalikan
lagi kepada para netter, karena dampak positif maupun negatif dari internet
bergantung dari niat pemakainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar